Diposting pada : 08 June 2026
Kategori : Kebersihan
Setiap hari, hingga 130 ton sampah dibuang warga Kota Madiun. Timbunan yang terus membengkak itu membuat Kota Pendekar masih bertahan dalam status darurat sampah dan masuk jajaran daerah dengan kondisi pengelolaan sampah paling kritis di Indonesia. Produksi sampah yang mencapai 115–130 ton per hari menjadi tantangan besar bagi pemerintah daerah dalam mengendalikan beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo. ’’Produksi sampah Kota Madiun saat ini berkisar 115–130 ton per hari’’. Kondisi tersebut menempatkan Kota Madiun pada posisi kesembilan dari 336 daerah di Indonesia yang dinyatakan mengalami kedaruratan pengelolaan sampah. ’’Tujuannya agar volume sampah yang masuk ke TPA bisa terus dikurangi’’. ’’Ke depan pengolahan sampah tidak hanya menyelesaikan persoalan lingkungan, tetapi juga menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat’’. ’’Pemilahan harus dimulai dari rumah tangga agar sampah tidak semuanya berakhir di TPA’’.
Sumber Berita : https://radarmadiun.jawapos.com/kota-madiun/2606080020/kota-madiun-masih-darurat-sampah-dlh-wajibkan-pemilahan-dari-rumah-tangga