Diposting pada : 02 June 2026
Kategori : Pertanian
Pemkot Madiun mulai memperkuat langkah antisipasi menghadapi musim kemarau dan potensi fenomena El Nino yang diperkirakan berlangsung pada paruh kedua tahun ini. “Puncak kemarau diperkirakan terjadi Agustus hingga September, bertepatan dengan musim tanam kedua”. Meski sebagian besar petani telah memiliki sumur pantek secara mandiri, pihaknya tetap melakukan pemetaan wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan selama musim kemarau. Langkah tersebut dinilai penting karena fenomena El Nino berpotensi menurunkan muka air tanah sehingga kemampuan pompa untuk menjangkau sumber air menjadi terbatas. Sejumlah kawasan yang menjadi perhatian khusus berada di wilayah timur Pilangbango hingga kawasan Sogaten, Oro-Oro Ombo, dan Ngegong. Kendati demikian, petani di wilayah tersebut masih memiliki sumber air alternatif dari sumur pantek yang selama ini dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan irigasi. “Kami terus melakukan pemetaan agar langkah antisipasi bisa dilakukan lebih cepat jika terjadi kekeringan”.
Sumber Berita : https://radarmadiun.jawapos.com/kota-madiun/2606020028/siaga-el-nino-dkpp-kota-madiun-andalkan-1071-pompa-pertanian