Diposting pada : 30 May 2026
Kategori : Event Acara
Usia 97 tahun menjadi momentum refleksi sekaligus harapan baru bagi PSM Madiun. Klub yang tercatat sebagai salah satu pendiri PSSI itu mulai menggaungkan kebangkitan setelah beberapa tahun terakhir tenggelam dari panggung kompetisi dan tak lagi bermarkas di Kota Madiun. "Mbah Nono adalah panutan kami". Setelah kegiatan di TGP selesai, suporter melanjutkan peringatan di Stadion Wilis dengan menyalakan flare dan kembang api. Aksi tersebut menjadi simbol kecintaan mereka terhadap PSM Madiun yang telah menjadi bagian dari sejarah sepak bola nasional. "PSM sudah sekitar 5–6 tahun tidak bermain di Madiun. Itu harapan utama kami". "Pembinaan usia muda sudah kami aktifkan dan kami punya target juara di Piala Soeratin U-17". "Kami sedang berproses dan berkomunikasi dengan berbagai stakeholder. Harapannya tentu bisa kembali ke rumah sendiri". "Support dari suporter sangat penting. Kami berharap momentum ini menjadi awal untuk meraih target-target yang sudah ditetapkan".
Sumber Berita : https://radarmadiun.jawapos.com/kota-madiun/2605300010/hut-ke-97-psm-madiun-suporter-gaungkan-mimpi-banteng-wilis-pulang-kandang