Diposting pada : 13 May 2026
Kategori : Event Acara
Cabang olahraga panjat tebing untuk pertama kalinya dipertandingkan dalam Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SMP tahun 2026 di Stadion Wilis Kota Madiun, Selasa (12/5/2026). Sebanyak 42 pelajar dari Kota Madiun ambil bagian dalam ajang tersebut. “Pastinya ndredek lalu tangannya sakit karena terlalu bergantung sama tangan. Tantangannya harus bisa naik dan menjaga keseimbangan. Tapi seru banget”. "Nomor speed menilai kecepatan peserta saat memanjat, sedangkan nomor lead untuk kemampuan peserta dalam mencari jalur panjat dan penilaiannya berdasarkan ketinggian meter yang dicapai". Dwijo menegaskan pembinaan atlet panjat tebing di Kota Madiun telah berjalan rutin beberapa kali dalam sepekan. Ia juga menyebut sarana dan prasarana yang tersedia sudah cukup memadai untuk mendukung pengembangan cabang olahraga tersebut. Dari kegiatan ini akan diambil juara pertama putra dan putri yang selanjutnya akan mewakili Kota Madiun ke tingkat provinsi. Peserta yang lolos juga akan mengikuti pembinaan khusus selama sekitar tiga minggu, meliputi penguatan fisik dan teknik bertanding. Dwijo pun cabang olahraga panjat tebing semakin dikenal di kalangan pelajar dan mampu melahirkan bibit atlet berprestasi dari Kota Madiun hingga tingkat nasional maupun internasional.
Sumber Berita : https://rri.co.id/madiun/olimpik/2409763/perdana-di-o2sn-kota-madiun-peserta-pemula-rasakan-tantangan-cabor-panjat-tebing