Diposting pada : 01 May 2026
Kategori : Keamanan
Deklarasi dukungan warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun terhadap kepengurusan R. Moerdjoko mulai dipetakan pengamanannya. Ribuan massa diprediksi hadir dalam agenda yang digelar di Padepokan Agung, Sabtu (2/5). Skema pengamanan dibahas dalam rapat koordinasi lintas sektor di Mapolres Madiun Kota, kemarin (30/4). Pembahasan melibatkan pemkot, kepolisian, serta koordinator aksi damai. Sebab, deklarasi bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Sejumlah sekolah di sekitar lokasi dijadwalkan menggelar upacara. “Masih dikomunikasikan dengan dinas pendidikan dan kepolisian”. Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto Supriyadi menegaskan, pihaknya masih mengkaji kesiapan pengamanan. Koordinasi lintas sektor terus dilakukan untuk memetakan potensi kerawanan. “Ini masih tahap kajian. Kami memastikan kesiapan, termasuk potensi yang ada”. Opsi penyekatan juga disiapkan untuk mengendalikan mobilisasi massa dari luar daerah. Langkah itu dilakukan jika diperlukan untuk menjaga kondusivitas. “Kalau diperlukan, penyekatan akan dilakukan agar tidak terjadi kegaduhan”. Koordinator aksi damai Puguh Tri Prayogo menyebut kegiatan tersebut memiliki dua tujuan. Yakni, persiapan pengamanan menjelang bulan Suro dan pernyataan dukungan terhadap kepengurusan PSHT saat ini. Potensi peserta diperkirakan cukup besar. Setiap ranting ditargetkan mengirim sekitar 500 orang. Dengan 18 ranting di wilayah Kota dan Kabupaten Madiun, total massa diperkirakan mencapai 9.000 orang. “Sesuai rencana, deklarasi dilakukan 2 Mei di Padepokan Agung”.