DETAIL BERITA

Peringati Hari Bumi, Pertamina Patra Niaga FT Madiun Tuang Ratusan Liter Eco-Enzyme di Bengawan Solo

Diposting pada : 26 April 2026
Kategori : Lingkungan Hidup

blog-img

Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal (FT) Madiun bersama Program Kampung Iklim (ProKlim) Pesanggrahan menggelar aksi peduli lingkungan dalam rangka memperingati Hari Bumi melalui penuangan 350 liter eco-enzyme ke aliran Sungai Bengawan Solo. Kegiatan ini menjadi simbol kolaborasi bersama berbagai elemen masyarakat dalam meningkatkan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan dan kualitas ekosistem sungai. Kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 150 peserta yang terdiri dari anggota PKK Kota Madiun, komunitas ProKlim se Kota Madiun, pelajar, hingga mahasiswa Universitas Negeri Surabaya. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesehatan Keluarga (PKK) Kota Madiun, Dellina Mahardika Panuntun. Penuangan eco-enzyme dilakukan sebagai bagian dari upaya edukasi lingkungan mengenai pemanfaatan limbah organik rumah tangga yang diolah menjadi cairan ramah lingkungan, dan dapat dimanfaatkan untuk membantu menjaga kualitas air serta mengurangi pencemaran lingkungan. “Hari Bumi mengingatkan kita bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kolaborasi dengan masyarakat dan komunitas binaan seperti ProKlim Pesanggrahan, kami ingin mendorong lahirnya aksi nyata yang sederhana namun memiliki dampak positif bagi lingkungan secara berkelanjutan”. “Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak masyarakat melihat bahwa limbah organik sebenarnya masih memiliki manfaat apabila dikelola dengan baik. Dari rumah tangga, kita bisa mulai membangun kebiasaan yang lebih ramah lingkungan”. “Kegiatan ini membuat kami lebih memahami bahwa pengelolaan limbah organik seperti eco-enzyme ternyata memiliki manfaat bagi lingkungan. Sebagai siswa jurusan kimia, kami juga jadi melihat bagaimana konsep yang dipelajari di sekolah dapat diterapkan langsung dalam kegiatan yang berdampak bagi masyarakat dan lingkungan”. “Keberlanjutan lingkungan tidak dapat diwujudkan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara perusahaan, komunitas, institusi pendidikan, dan masyarakat untuk membangun kesadaran sekaligus aksi nyata yang berkelanjutan. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap tumbuh budaya peduli lingkungan yang dapat diwariskan kepada generasi mendatang”.


Sumber Berita : https://timesindonesia.co.id/peristiwa-daerah/587254/peringati-hari-bumi-pertamina-patra-niaga-ft-madiun-tuang-ratusan-liter-ecoenzyme-di-bengawan-solo