Diposting pada : 23 April 2026
Kategori : Perdagangan
Serapan gabah di wilayah Madiun raya melesat tajam. Hingga April 2026, realisasinya mencapai 67.768 ton atau setara 35.175 ton beras. Capaian ini menjadi sinyal kuat surplus produksi sekaligus memperkecil peluang impor. Angka tersebut telah menyentuh 45 persen dari target tahun ini sebesar 77.259 ton beras. “Kami optimistis bisa mencapai 100 persen”. Untuk mengejar target, Bulog mempertahankan pola serapan tahun sebelumnya yang dinilai efektif. Pada 2025, serapan bahkan melampaui target. Dari target 58.190 ton, realisasi mencapai 58.900 ton beras. Koordinasi lapangan juga diperkuat dengan melibatkan Babinsa dan petugas pengadaan. Agung memastikan, hingga saat ini tidak ada rencana impor beras. Stok nasional dinilai dalam kondisi aman dengan ketersediaan lebih dari 4,5 juta ton. “Stok aman dan mencukupi”.
Sumber Berita : https://radarmadiun.jawapos.com/kota-madiun/2604230032/serapan-gabah-madiun-melejit-impor-beras-tak-diperlukan