Diposting pada : 07 April 2026
Kategori : Bantuan Sosial
Pemerintah Kota Madiun terus mengintensifkan upaya untuk mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026 melalui langkah yang terukur dan sistematis. Salah satunya dilakukan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Madiun dengan menggelar kegiatan sinkronisasi, evaluasi, dan optimalisasi pajak serta retribusi daerah pada triwulan pertama. “Kegiatan ini untuk mengetahui progres capaian PAD setiap triwulan, sehingga langkah perbaikan bisa segera dilakukan”. Menurutnya, pada tahun 2026, proyeksi PAD Kota Madiun terdiri dari dua komponen utama, yakni Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Untuk sektor Pajak Daerah, ditargetkan sebesar Rp 144.169.910.700 yang mencakup 11 jenis pajak. Pajak tersebut terbagi dalam dua kelompok, yaitu Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) serta Opsen Pajak. Hingga 31 Maret 2026, realisasi penerimaan Pajak Daerah telah mencapai Rp 34.583.486.753 atau sebesar 23,99 persen dari target tahunan. Jariyanto optimistis bahwa capaian PAD akan terus meningkat pada triwulan berikutnya. Ia menekankan pentingnya evaluasi rutin sebagai langkah strategis untuk menjaga tren positif penerimaan daerah. “Realisasi PAD di awal tahun ini kami harapkan dapat meningkat pada triwulan berikutnya”.
Sumber Berita : https://realita.co/baca-48024-optimalisasi-pad-kota-madiun-2026-bapenda-genjot-evaluasi-dan-sinkronisasi-triwulan-i