DETAIL BERITA

PKL Alun Alun Kota Madiun Geruduk Disdag, Tolak Relokasi

Diposting pada : 07 April 2026
Kategori : Perdagangan

blog-img

Ratusan pedagang kaki lima (PKL) Alun-Alun Kota Madiun menggeruduk kantor Dinas Perdagangan (Disdag). Mereka menuntut kejelasan soal isu relokasi dan pembatasan jam operasional. Perwakilan pedagang, Dedy Luryanto, menegaskan PKL menolak rencana relokasi yang dinilai belum memiliki konsep jelas. ’’Jumlah pedagang lebih dari 200 orang. Lokasi yang direncanakan tidak cukup dan fasilitasnya belum memadai’’. Selain relokasi, pedagang juga mempersoalkan pembatasan jam operasional. PKL meminta tetap bisa berjualan mulai pukul 10.00 WIB seperti sebelumnya. ’’Kalau baru boleh jam 12 siang, waktu jualan kami terbatas’’. Jika tidak ada keputusan, mereka mengancam akan mengadu langsung ke wali kota. ’’Kalau belum ada kejelasan, kami akan mengadu ke Plt wali kota’’. Pedagang lain, Sulaiman, menilai relokasi sah-sah saja jika bertujuan meningkatkan pendapatan. Namun, kebijakan tersebut harus disiapkan matang agar tidak merugikan pedagang. ’’Kalau tujuannya meningkatkan pendapatan, kami setuju. Tapi harus jelas konsepnya’’. ’’Saya belum pernah menyampaikan soal relokasi. Fokus kami saat ini kebersihan kawasan alun-alun’’. Ia menduga aksi pedagang dipicu kesalahpahaman terkait ajakan kerja bakti sebelumnya. Pemkot memastikan komunikasi dengan pedagang tetap terbuka. Aktivitas PKL di kawasan Alun-Alun Madiun pun masih berjalan normal sambil menunggu kepastian kebijakan.


Sumber Berita : https://radarmadiun.jawapos.com/kota-madiun/2604030012/pkl-alun-alun-kota-madiun-geruduk-disdag-tolak-relokasi