Diposting pada : 05 April 2026
Kategori : Perdagangan
Kenaikan harga plastik turut dirasakan pedagang di kawasan Pasar Besar Kota Madiun. Salah satunya pedagang siomay dan batagor, Mila. Mila mengaku, meski harga plastik melonjak, ia tetap membeli untuk kebutuhan usahanya karena belum ada alternatif pengganti untuk kemasan produknya. "Namanya juga kebutuhan, ya tetap beli. Mau diganti yang lain juga tidak bisa. Apalagi saya jual siomay, itu kan barang kering, tapi sambalnya basah jadi tetap memerlukan plastik”. “Porsi saya kan banyak, jadi tidak dikurangi sedikit-sedikit banget. Saya normalkan saja jadi standar”. Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Madiun, Harum Kusumawati melalui keterangan tertulis menyampaikan berdasarkan keterangan Kementerian Perdagangan, bahan baku plastik sebagian besar masih berasal dari impor berbasis minyak bumi. Konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah menyebabkan suplai bahan baku tersebut tersendat. Ia pun mengimbau masyarakat untuk mulai membudayakan penggunaan tas belanja ramah lingkungan saat berbelanja. Selain dapat menghemat pengeluaran karena mengurangi kebutuhan kantong plastik, langkah tersebut juga menjadi upaya untuk menekan jumlah sampah plastik di Kota Madiun.
Sumber Berita : https://rri.co.id/madiun/regional/2311430/harga-plastik-naik-pedagang-makanan-di-madiun-sesuaikan-porsi-jualan