Diposting pada : 25 March 2026
Kategori : Inovasi
Gelaran bergengsi East Java Innovative Education Summit (EJIES) 2026 memasuki fase krusial. Sebagai pemegang mandat penjurian di wilayah barat Jatim, tim Jawa Pos Radar Madiun harus bekerja ekstra keras menyeleksi gunung karya yang masuk. Ribuan karya tersebut berasal dari tiga wilayah Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) yang menjadi area tanggung jawab Radar Madiun. Pemimpin Redaksi Jawa Pos Radar Madiun Hengky Ristanto menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara transparan dan kredibel. Jumlah karya hingga menembus angka 4.000 lebih menunjukkan gairah inovasi yang luar biasa dari para guru SMA, SMK, dan SLB di wilayah ini. "Seluruh karya sangat luar biasa. Ini menunjukkan semangat inovasi tiada henti dari insan pendidikan di eks-Karesidenan Madiun". Setelah tahap penilaian lokal, karya-karya terbaik nantinya akan dipadukan dengan penilaian dari tim pakar ITS Surabaya untuk menentukan siapa yang berhak naik ke panggung kehormatan EJIES 2026. Tingginya partisipasi guru di bawah naungan Cabdindik Madiun, Ponorogo, dan Pacitan ini membuktikan bahwa wilayah Madiun Raya adalah gudangnya inovator pendidikan.