Diposting pada : 12 March 2026
Kategori : Kesehatan
Kasus campak kembali ditemukan di Kota Madiun dalam beberapa bulan terakhir. Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) mencatat 13 kasus campak dalam kurun tiga bulan hingga Selasa (10/3). “Dari Januari sampai Februari kami sudah melakukan imunisasi sebesar 16,33 persen dengan target per bulan 16,6 persen. Jadi istilahnya sudah on the track”. Denik menjelaskan capaian imunisasi campak pada tahun 2025 bahkan melampaui target. Dari target sebesar 95 persen, realisasi imunisasi mencapai 99,66 persen. Sementara itu, target imunisasi campak pada 2026 ditetapkan sebesar 97 persen. “Program imunisasi dilakukan secara bertahap setiap bulan untuk mencapai target tersebut”. Program tersebut ditujukan bagi bayi berusia 9 hingga 19 bulan yang belum melengkapi imunisasi campak-rubella (MR). “Diharapkan bayi yang belum imunisasi segera mendapatkan imunisasi campak”. Selain itu, masyarakat yang mengalami gejala campak juga diminta membatasi aktivitas dan melakukan isolasi mandiri agar tidak menularkan penyakit kepada orang lain.
Sumber Berita : https://radarmadiun.jawapos.com/madiun/807297922/13-kasus-campak-ditemukan-di-kota-madiun-imunisasi-bayi-digenjot