Diposting pada : 19 February 2026
Kategori : Pemerintahan
Kawasan Bogowonto Culinary Center (BCC) kembali tersentuh penataan . Hal itu diungkapkan Plt Walikota Madiun F Bagus Panuntun dalam rapat Dinas yang digelar di ruang 13 balakota . Rencananya penataan kali ini berfokus pada konektivitas BBC dengan alun-alun dan Pahlawan Street Centre (PSC). " Kami ingin melanjutkan konektivitas alun-alun dan Bogowonto menjadi kawasan wisata terintegrasi ," kata Bagus kemarin. Bagus menjelaskan langkah ini diambil untuk memaksimalkan potensi wisata yang ada di Kota Madiun. Selama ini kunjungan Wisatawan hanya terfokus di kawasan PSC. Dengan adanya konektivitas ini, diharapkan arus wisatawan tidak hanya menumpuk di jantun kota , melainkan menyebar ke kawasan lain. " Cita-cita kami ,orang yang turun dari stasiun bisa jalan ke PSC, Alun -alun hingga Bogowonto. Konsep kami siapkan ," lengkapnya. Menurut Bagus, penataan itu bukan sekedar pembangunan fisik. Tapi, strategi menciptakan kawasan wisata terpadu. Integrasi antara BCC, alun-alun, dan PSC akan membentuk rute wisata yang saling terhubung. Dengan begitu, Kepadatan di PSC dapat terurai dan daya tarik wisata tersebut hingga ke BCC dan alun-alun jadi satu kawasan ,"jelasnya.Dengan Pengembangan kawasanterpadu ini,lanjut Bagus, Kota Madiun memiliki kawasan wisata yang lebih lengkap dan variatif. Ujungnya sebagai upaya peningkatan pendapatan asli Daerah (PAD)." Hanya penataan,belum menyentuh pembongkaran maupun pembangunan . Karena tidak semua pembangunan. Karena tidak semua bangunan di sana (BCC)aset Pemkot ," pangkasnya.
Sumber Berita : MEMORANDUM