Diposting pada : 12 February 2026
Kategori : Pembangunan
Pemerintah Kota Madiun bersip mempercantik dua ruang tebuka hijau andalan tahun ini. Kampung Jepang di Kelurahan Banjarejo dan Kawasan Hutan Kota di Kelurahan Patihan. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kota Madiun Jemakir menyebut , Kampung Jepang mendapat alokasi anggaran sekitar Rp 200 juta. Dana tersebut diarahkan untuk peningkatan sarana taman guna memperkuat fungsi kawasan sebagai ruang publik tematik. Untuk tahun depan pagunya Rp 200 juta .Wujudnya berupa peningkatan sarana . Karena itu kolaborasi , nanti yang membangun DPUPR . Tak hanya Kampung Jepang ,perhatian lebih besar juga diberikan pada Hutan Kota Patihan . Disperkim menyiapkan anggaran sekitar Rp 400 juta untuk melakukan pembenahan menyeluruh di kawasan tersebut. Menurut Jemakir , anggaran itu akan dimanfaatkan untuk penataan kawasan , termasuk perbaikan akses dan saluran di sejumlah titik strategis . Fokus pembenahan antara lain berada di jalur keliling sisi utara kawasan hutan Kota. Harapannya Hutan Kota Patihan dapat terus dikembangkan sebagai alternatif wisata gratis bagi masyarakat . Seluruh fasilitas ,mulai dari area parkir hingga ruang aktivitas,dapat dinikmati tanpa biaya masuk.Kalau saat Sabtu dan Minggu ramai. Sementara pada hari-hari biasa juga hampir ada kunjungan sekolah, dari TK,SD sampai SMA " ungkap Jemakir. Ke depan, kawasan hutan kota tidak hanya difungsikan sebagai ruang rekreasi ,tetapi juga diarahkan menjadi sarana edukasi dan aktivitas fisik. Disperkim berencana menambah fasilitas pendukung termasuk penanaman tanaman edukatif yang menunjang konsep pembelajaran luar ruang. .Pemkot berencana menambah sarana olah raga brharap Kampung Jepang dan Taman Hutan semakin menarik dan nyaman serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat sebagai ruang publik yang edukatif dan inklusif.
Sumber Berita : Memorandum