Diposting pada : 05 November 2025
Kategori : Pemerintahan
Pemangkasan transfer keuangan daerah (TKD) dari pemerintah pusat membuat Kota Madiun berupaya menekan dampak defisit anggaran dengan mengoptimalkan badan usaha milik daerah (BUMD) sebagai sumber pendapatan asli daerah (PAD) baru. Sekda Kota Madiun, Soeko Dwi Handiarto, menegaskan bahwa langkah ini tepat dan akan diperkuat melalui pembinaan, monitoring, serta evaluasi rutin terhadap BUMD agar kinerjanya optimal. Meski ada tantangan bisnis, Soeko optimistis BUMD bisa berinovasi dan berkembang jika terus dievaluasi serta dibina. Pemkot juga memilih fokus mengoptimalkan BUMD yang sudah ada daripada membentuk unit bisnis baru, dengan kunci utama meningkatkan kepercayaan masyarakat agar berpartisipasi dan mendukung kemajuan BUMD.
Sumber Berita : Memorandum