Diposting pada : 21 October 2025
Kategori : Berita Cuaca
Siang terik, sore hujan deras. Pola cuaca ekstrem ini mulai terasa di Kota Madiun sepekan terakhir. Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG) Madya Stasiun Geofisika Nganjuk, kondisi tersebut menandai masuknya masa pancaroba atau peralihan musim. “Awal musim hujan di wilayah Madiun diperkirakan terjadi Oktober dasarian tiga, namun bersifat lokal dan belum merata,”. Fenomena itu terjadi akibat pertemuan dua massa udara, yakni udara dingin dari Asia dan udara basah dari Australia. Pertemuan keduanya memicu terbentuknya awan konvektif—awan menjulang seperti bunga kol—yang dapat menyebabkan hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat. “Kalau konveksinya kuat, hujan es juga bisa terjadi. Biasanya awan terbentuk hingga ketinggian 5.000 meter lebih,”. Masa pancaroba ini diperkirakan berlangsung hingga November, saat curah hujan mulai meluas dan merata.
Sumber Berita : https://radarmadiun.jawapos.com/madiun/806726423/bmkg-peringatkan-warga-madiun-waspada-cuaca-ekstrem-saat-pancaroba#google_vignette