Diposting pada : 26 September 2025
Kategori : Kesehatan
Pemerintah Kota Madiun menekan prevalensi stunting yang masih mencapai 5,72 persen atau 393 balita. Wali Kota Madiun, Maidi, menegaskan pentingnya intervensi terstruktur sejak fase pranikah, kehamilan, hingga masa menyusui guna memutus siklus stunting. Ia juga menekankan peran strategis lurah dalam percepatan penanganan, disertai insentif berupa promosi jabatan bagi lurah yang berhasil menuntaskan kasus di wilayahnya. Sementara itu, Kepala Dinkes PPKB, Denik Wuryani, menjelaskan bahwa stunting dipengaruhi faktor multidimensional, meliputi defisiensi gizi, penyakit, pola asuh, serta lingkungan yang tidak sehat.
Sumber Berita : Memorandum